NewsMetro

Siska Ajak Media Bersinergi Bangun Kendari, Kritik Disebut Jadi Bahan Perbaikan

22
×

Siska Ajak Media Bersinergi Bangun Kendari, Kritik Disebut Jadi Bahan Perbaikan

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan insan pers dalam mendorong pembangunan daerah. Ia memastikan Pemerintah Kota Kendari terbuka terhadap kritik maupun masukan, sepanjang disampaikan secara baik, berimbang, dan berdasarkan fakta.

Pesan tersebut disampaikan Siska saat memberikan arahan dalam pertemuan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan insan pers. Menurutnya, komunikasi yang terbuka menjadi salah satu kunci untuk memperbaiki pelayanan publik sekaligus mempercepat penyelesaian persoalan di tengah masyarakat.

Siska mengatakan, pemerintah tidak antikritik. Sebaliknya, informasi dan keluhan yang disampaikan masyarakat maupun media dapat menjadi bahan evaluasi bagi jajaran pemerintah daerah.

“Kita dikritik, kita perbaiki. Saya berharap teman-teman media memberikan masukan. Kalau ada persoalan di lapangan, sampaikan kepada kami agar bisa segera ditindaklanjuti,” ujarnya, dalam pertemuan bersama unsur Forkopimda dan insan pers, Jumat (16/10/2026).

Ia mencontohkan, sejumlah masukan yang diterima dalam pertemuan langsung diteruskan kepada perangkat daerah terkait. Salah satunya menyangkut kebersihan lingkungan, yang ditindaklanjuti dengan instruksi kepada seluruh lurah untuk melaksanakan kerja bakti, terutama membersihkan drainase di wilayah masing-masing.

Selain itu Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, juga merespon usulan pembangunan fasilitas rehabilitasi yang disampaikan Badan Narkotika Nasional (BNN). Hal itu telah mendapat perhatian pemerintah daerah dan kini masuk tahap penyusunan.

“Dari sisi BNN menyampaikan kepada kami agar bisa difasilitasi pembangunan sarana rehabilitasi. Itu sudah kami atensi dan sedang dalam penyusunan. insyaAllah, paling lambat tahun depan kita akan resmikan,” katanya.

Menurut Siska, usulan tersebut sebenarnya telah disampaikan beberapa bulan sebelumnya. Karena itu, pembahasan terbaru menjadi pengingat agar rencana yang telah mendapat perhatian pemerintah dapat segera ditindaklanjuti.

Ia menegaskan, Pemkot Kendari berupaya merespons setiap masukan sesuai kewenangan, ketentuan, dan kebutuhan masyarakat. Bahkan, sejumlah persoalan yang disampaikan dalam pertemuan langsung diteruskan kepada jajaran terkait untuk segera ditangani.

Bagi Siska, pola komunikasi seperti itu perlu terus diperkuat agar persoalan yang dihadapi warga tidak berlarut-larut. Pemerintah, kata dia, akan berupaya merespons setiap laporan sesuai kewenangan, ketentuan, dan kebutuhan masyarakat.

Ia juga menegaskan keterbukaan Pemkot Kendari dalam menyampaikan informasi mengenai penyelenggaraan pemerintahan, termasuk kondisi keuangan daerah. Keterbukaan tersebut dinilai penting untuk membangun kepercayaan publik dan memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar.

Di sisi lain, Siska mengajak wartawan tetap mengedepankan prinsip jurnalistik dalam menjalankan tugas. Ia berharap pemberitaan disusun secara akurat, mengedepankan verifikasi, serta memberi ruang bagi pihak-pihak terkait untuk menyampaikan penjelasan.

Menurutnya, kritik yang disampaikan secara konstruktif dapat membantu pemerintah mengidentifikasi kekurangan dan memperbaiki kebijakan. Karena itu, hubungan pemerintah dan media seharusnya dibangun melalui komunikasi yang sehat tanpa menghilangkan fungsi pers sebagai penyampai informasi sekaligus pengawas publik.

“Jangan ada sekat antara wartawan dengan pemerintah maupun Forkopimda. Kami terbuka terhadap masukan, tetapi mari menyampaikannya dengan santun dan berdasarkan fakta,” katanya.

Siska menekankan, sinergi bukan berarti menghilangkan perbedaan pandangan. Sebaliknya, komunikasi dan kritik yang bertanggung jawab diperlukan agar berbagai persoalan daerah dapat dibahas secara terbuka dan dicarikan solusi.

Ia berharap kolaborasi pemerintah, media, Forkopimda, dan masyarakat terus terjaga sehingga pembangunan Kota Kendari berjalan lebih baik dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga.

Melalui keterbukaan terhadap kritik dan penguatan komunikasi lintas sektor, Pemkot Kendari berharap tercipta tata kelola pemerintahan yang responsif, transparan, serta semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.(SM)